2013/06/22

Suka atau Cinta ? Cinta Monyet atau Cinta Pertama ?

Suka belum tentu cinta, tapi cinta sudah pasti suka. Cinta monyet adalah cinta ketika masih anak-anak, sedangkan cinta pertama adalah orang yang susah dilupakan setelah terlepas dari cinta monyet.
Emang iya ?

Jujur saja saya selalu bingung membedakan antara cinta monyet dan cinta pertama. Dan selalu membagi mana orang yang disuka dan mana orang untuk dicintai.

¤ Suka atau Cinta :
menurutku, suka itu adalah rasa kekaguman terhadap seseorang karena sesuatu. Misalnya, karena dia baik, karena dia pintar, karena matanya atau tatapannya. Tapi, mudah tuk dilupakan atau tidak terlalu mendalami rasa suka itu ;)
sedangkan cinta, adalah sesuatu yang sangat sulit dijelaskan dengan kata-kata dan tanpa alasan. Dan sulit tuk dilupakan apalagi untuk menghilangkan rasa itu. Karena, katanya sih banyak orang yang sengsara karena cinta. Ckckck.. Atau cinta juga bisa saya katakan sebagai rasa suka yang sangat berlebihan dan menjadi sesuatu yang tak dapat dimengerti. Hahay..
Untunglah selama ini saya hanya merasakan suka bukan cinta kepada siapapun itu :P

¤ Cinta monyet atau cinta pertama ?

Yang ini juga sulit saya membedakan. Dia itu cinta monyet atau cinta pertama ? Karena, cinta monyet itu orang yang paling pertama kita suka/cinta atau orang pertama yang membuat kita tertarik pada lawan jenis. Sedangkan cinta pertama, katanya sih cinta yang sangat sulit dilupakan. Aduh.. Pusing jadinya :D

kalau pusing seperti saya. Sebut saja orang yang pertama kali kamu suka itu sebagai Cinta Monyet Pertama. Hahaha :D
apalagi cinta monyetmu itu dipendam selama 5 tahun bisa jadi dia juga cinta pertamamu. Mungkin saja ;)

Okelah kalau begitu. Kita semua punya pandangan masing-masing. Tapi, apapun itu di reject aja. Hahaha :D

Terima kasih sudah membaca. Sampai disini dulu nh ;)
(tutup blog, pergi mencari Cinta Pertama) hahaha :D

2013/06/20

Semua Rasa Telah Hilang

Pernah nggak sih kalian menyukai seseorang tapi kalian justru menolak perasaan kalian sendiri ? Kalau iya mari baca ini. Hehehe... Based on the true story :D

Awalnya ada rasa yang tak biasa yang mulai merasuki jiwa yang entah mungapa. Mungkinkah itu rasa suka. Mungkinkah itu yang pertama kali atau mungkin kesekian kali. Tapi, tidak selamanya rasa suka yang muncul membuat nyaman pada diri sendiri.

Terkadang kita harus menolak rasa itu. Mungkin karena kita yang tak yakin bahwa dia memiliki rasa yang sama atau sebut saja bertepuk sebelah tangan. Atau juga karena dia yang disukai bukanlah orang yang diinginkan. Seperti menyakiti diri sendiri. Berusaha dalam menghilangkan rasa itu. Awalnya memang berat tapi kalau terbiasa sepertinya bisa ;)

Awalnya berusaha tuk menjauh dari dia yang disukai. Tapi, jika dia yang mendekatimu (mungkin itu yang kamu rasakan, tapi tidak untuknya), beri tau saja dia kalau kamu tidak nyaman terhadap apa yang kamu rasakan. Mungkin, awal saat beri tau itu berat. Entah, karena merasa akan ada ke canggungan. Tapi, berusahalah. Karena, itu akan berhasil.

Setelah sekian lama (tidak terlalu lama juga). Akhirnya sepertinya rasa itu sudah lenyap deh. Coba saja bersikap biasa. Dijamin lama kelamaan jadi terbiasa.

Untuk mengecek perasaanmt sudah hilang. Cobalah berada didekatnya, kalau sudah tidak ada yang aneh seperti saat kamu menyukainya. Berarti, rasa itu telah pergi :D

Atau cobalah melihat matanya. Kalau kamu sanggup dan biasa saja. Berarti memang benar rasa itu telah pergi.

Hahaha berarti hati anda sedang dalam keadaan kosong ;) berhati-hatilah jika ingin menyukai seseorang lagi. Pastikan suka itu tidak bertepuk sebelah tangan dan sesuai kriteriamu :)

Saya kira jelas. Hehe..

2013/06/05

Tak Selamanya Indah

Untuk kali ini saya akan membahas mengenai masalah percintaan yang sebenarnya saya kurang mengerti. Tapi, saya akan mencoba untuk menulis tentang pendapatku mengenai hal itu.

Memang berat untuk kamu yang diputuskan secara sepihak disaat hatimu sepenuhnya miliknya. Kamu terlalu mencintai dia yang telah menyakitimu bertubi-tubi. Sebenarnya apa yang kamu harapkan dari dia yang membuatmu begitu ? Apakah di dunia ini cuma ada dia. Saya percaya satu hal dan selalu saya ingat "kamu akan terlihat lebih indah di matanya, disaat kamu telah bersama yang lain" dan juga ada yang berkata begini "mati satu tumbuh seribu".

Meskipun saat ini kamu sangat sedih. Dan tangisan air mata itu terus keluar. Dan berusaha tegar untuk semua itu. Wajar menurutku, karena untuk masalah perasaan. Memang susah untuk menjadikannya dengan cepat membaik. Karena, perasaan itu bukanlah air yang mudah mengikuti wadahnya saat ditempatkan dimana-mana. Tapi, perasaan itu ibarat sebuah puzzle. Yang harus dengan teliti dan tepat untuk kita untuk menyatukannya menjadi sempurna.

Terlalu banyak hal indah. Disaat kita tengah menata untuk masa depan yang cemerlang. Jadi, cepatlah membuat hatimu baik. Hingga kamu menganggap dia seperti daki yang kalau kamu mandi itu akan bersih dan menghilang. Dan carilah dia yang seperti parfum yang memberimu aroma wangi ditubuhmu. Yang membuatmu begitu berarti.

Saya kira jelas ;)

Terpaksa

Saat sesuatu yang harus kamu lakukan. Tapi, itu tidak sesuai dengan hatimu. Itu adalah hal yang sangat menyakitkan karena kamu tak ikhlas menjalankan apa yang kamu disuruhkan itu.


Terpaksa.. Mengapa harus ada keterpaksaan saat melakukan hal yang tak ingin kamu inginkan. Bukankah sesuatu yang terpaksa itu terkadang adalah hal yang baik untuk apa yang kamu akan jalankan kedepannya.
Mungkin karena ada kejenuhan atau ketidak sukaan akan hal yang terpaksa itu.

Harus berhadapan dengan mereka yang tak kau inginkan dalam menjalankan keharusanmu itu. Padahal belum seharusnya.

Mengapa.. Mengapa.. Mengapa.. Dan mengapa..
Capek dalam menjalankan hal itu. Harus berada di perasingan dalam kondisi yang tak tentu.

2013/06/03

Siapa Harus Mengerti ?

Tadi pagi saat saya berangkat ke kampus. Seperti biasa saya naik pete-pete (angkot). Adapula beberapa orang yang berada di angkot tersebut. Seorang penumpang turun dari angkot tersebut. Tapi, orang itu hanya membayar Rp. 2.000 seharusnya tarif untuk umum yaitu Rp. 2.500. Sepertinya sopir itu sedang dalam keadaan bad mood. Disepanjang perjalanan dia terus saja mengomel.
Yang bisa saya tangkap dari hal tersebut ialah tentang susahnya kehidupan. Katanya mereka harus menyetor kepada si pemilik angkot sesuai yang ditetapkan pemilik angkot. Sedangkan yang mereka dapat perhari itu sangat tidak cukup. Mereka harus memikirkan uang untuk makan, biaya sekolah anak mereka dan segalanya mengenai biaya hidup yang harus mereka pikul.

Jujur, saya kurang mengerti dengan jalan pikiran orang tersebut.

Disini saya hanya akan menulis apa yang saya pikirkan tentang susahnya hidup. Tidak ada hidup bahagia yang diraih tanpa perjuangan dan keikhlasan dalam mencapai hal yang membuatmu bahagia. Sabar untuk segala cobaan itu. Mungkin itu terasa pedih di hati. Saat anak-anakmu harus menahan lapar. Dan kamu memikirkan cara untuk bertahan hidup. Memang tidak semua orang ditakdirkan untuk hidup yang bercukupan. Tapi, apa salahnya hidup dalam kekurangan ? Itu adalah sebuah tantangan yang harus dijalani. Selama kita terus berdoa dan berusaha. Ingatlah bukan cuma kamu yang bernasib begitu. Masih banyak yang kurang beruntung. Tapi, apapun itu tetaplah berpikir positif. Kita hidup untuk menuju hidup yang sebenarnya.

Tidak akan ada orang miskin jika orang kaya tidak ada. Karena, sudah seharusnya saling tolong menolong dalam kebaikan kita jalankan di hidup ini.

Itulah makna kehidupan yang sesungguhnya. Saling melengkapi satu sama lain.

2013/06/01

Segitiga Beraturan

Mungkin cerita yang akan saya jelaskan tidak sesuai dengan judulnya yaitu segitiga beraturan. Mungkin ini lebih terhadap cinta segitiga yang sebenarnya aneh menurutku. Tapi, biarlah saya akan bahas.


Ini permisalan saja ya. Antara aku, kamu dan dia.

Aku menjalin HTS dengan kamu yang masih mengikat janji terhadap dia. Kamu lebih dekat dengannya yang telah menjadi mantan kamu. Memang sulit menjelaskan tentang perasaanku saat kalian bersama. Itu seperti memberi sebuah harapan yang tak pasti. Aku tak berhak marah terhadap apapun yang kamu lakukan. Karena aku bukan siapa-siapa.

Aku marah ketika kamu tak menjelaskan tentang rasa yang sesungguhnya. Hingga suatu ketika aku marah dan ingin meninggalkanmu yang begitu menyakitkan aku. Namun, kamu memberikan sebuah harapan dan berikan sebuah alasan tentang sebuah cerita antara kamu dan dia.

Disaat kamu dan dia menjalin sebuah hubungan. Namun cintamu tak direstui oleh orang tuanya. Karena belum saatnya dia pacaran. Hingga kalian berdua memutuskan untuk berpisah. Namun, dengan syarat akan kembali bersama ketika kuliah.
Tapi, apalah daya kamu saat janjimu dengan dia tak bisa ditepati. Karena kamu membagi hati dengan aku. Aku tak tau ini salah siapa. Namun sepertinya dia tak menginginkan kedekatan kita. Dia memberi 3 syarat untuk tersebut. Syarat pertama "berikan coklat yang bertuliskan nama kamu" dan kamu telah memenuhinya. Syarat kedua "antar jemput dia selama sebulan" saat-saat tersebutlah yang membuat aku marah. Namun, aku bisa terima hal tersebut. Dan ketiga "dia menyuruh kamu untuk mengatakan bahwa kamu membenci aku" tapi, kamu tak bisa memenuhi syarat itu. Jujur, aku senang mendengar itu. Tapi, aku masih tak menentu. Karena, kamu tak bisa memenuhi syarat untuk membatalkan janji itu.

Tapi, ternyata semua memang ada jalannya. Disaat aku menyerah terhadap kisah ini. Dia datang menemuiku dan ada kamu juga. Kita menyelesaikan apa yang sebenarnya terjadi. Dia mengaku salah dengan apa yang sebenarnya terjadi. Dan mengatakan bahwa perjanjian tersebut batal.

Lega rasanya dengan apa yang telah terjadi. Namun, aku tau sebenarnya perih rasanya bagi dia yang masih menyayangi dia. Tapi, apa yang harus aku lakukan. Saat hati dan pikiran tentang kamu telah merasuk jiwa.


.........
Demikianlah kisah untuk tulisanku saat ini.