2022/04/02

Tahun Ketiga Puasa Saat Pandemi



Hai...
Apa kabar?
Semoga kamu selalu dalam keadaan sehat dan bahagia ya.
Bertemu lagi bersama tulisan saya masih disini blog dan hati yang entah untuk siapa haha...

Alhamdulillah kita masih dipertemukan dengan bulan Ramadan ditahun ini. Semoga kita semua bisa jadi lebih baik lagi. Ibadahnya semakin giat.

Tidak terasa tahun ini adalah Ramadan ketiga kita menjalankan ibadah puasa saat pandemi. Ada banyak hal yang telah kita lalui. Ada banyak perubahan yang mau tidak mau telah dijalani.

Pada tahun sebelum COVID-19 menyerang dan menyebar. Ramadan yang selalu ramai terlihat biasa karena sudah terbiasa. Berkumpul bersama, ramai orang-orang berburu takjil untuk berbuka puasa, ketika malam hari jalanan ramai dengan orang-orang berjalan menuju mesjid untuk shalat tarawih, dan ketika sahur ramai kegiatan sahur dan shalat subuh berjamaah di Mesjid. Shalat tarawih menjadi salah satu momen yang sangat dinanti. Ketika ramadan tiba, mesjid yang biasanya sepi menjadi ramai pada momen ini.

Hal tersebut adalah suasana ramadan yang dirasakan saat tahun sebelum pandemi. Hal yang biasa terjadi dan menjadi sangat dirindukan saat ini.


Unsplash.com

Sejak tahun 2020 ternyata hal yang kita anggap biasa nyatanya sangatlah dirindukan. Sangat jelas perbedaannya Puasa Sebelum Pandemi dan Puasa Saat Pandemi. Ada banyak batasan yang harus dijalankan demi kebaikan bersama.

Masjid yang biasanya ramai ketika ramadan, 'terpaksa' menjadi sepi. Ada aturan yang harus ditaati demi memutus rantai penyebaran virus corona yang menjadi penyebab COVID-19.

Hingga tahun ketiga pandemi, kita mulai terbiasa dengan segalanya. Meski rindu Ramadan dalam kondisi normal. Berharap aturan yang begitu ketat menjadi lebih ringan. Agar suasana Ramadan seperti dulu dapat kembali terasa.



Unsplash.com

Pada saat kasus COVID-19 sedang ramai-ramainya ditahun 2020. Kita dihimbau untuk melaksanakan Shalat tarawih di rumah. Dan segala hal dihimbau untuk tetap di rumah saja. Ini menjadi salah satu hal yang menyedihkan. Karena, nyatanya sebahagia itu ramadan sebelum pandemi.

Awal tahun pandemi yang terasa begitu berat. Merubah semua kebiasaan karena keadaan yang ada. Bertahan ditengah pandemi dan melaksanakan ibadah puasa.



Unsplash.com

Kemudian tahun 2021, shalat tarawih bisa dilaksanakan di masjid. Namun, tetap harus memenuhi sejumlah aturan untuk mencegah penyebaran virus corona. Seperti tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat (menggunakan masker & barisan saf yang berjarak berjarak), hanya boleh shalat tarawih dilingkungan tempat tinggal/lingkungan komunitasnya, dan shalat tarawih diupayakan dibuat sesederhana mungkin.


Unsplash.com

Alhamdulillah ditahun ini, semakin membaik dan diperbolehkan untuk shalat tarawih di masjid. Dan barisan saf telah kembali rapat. Namun, dengan catatan harus tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Meski belum sepenuhnya normal kembali. Dan masa pandemi belum berakhir. Hal ini tentu saja menjadi hal yang sangat berharga. Karena, keadaan berangsur-angsur menjadi baik.

Semoga Ramadan ditahun berikutnya dapat kembali normal seperti tahun sebelum pandemi COVID-19. Dan semoga kita dapat dipertemukan dengan Ramadan tahun depan. 

Buat kita semua, ayo tetap menjaga kesehatan. Lindungi diri untuk kebaikan semua orang.

Selamat menjalankan ibadah puasa untuk teman-teman yang melaksanakan.

Demikianlah tulisanku ini. Terimakasih telah membaca hingga titik terakhir.

Berkreasi dalam tulisan tanpa menyakiti penikmat tulisan.

Comments


EmoticonEmoticon