2022/04/06

5 Rekomendasi Lagu Religi Indonesia Era 2000an


Hai...
Apa kabar?
Semoga kamu selalu dalam keadaan sehat dan berbahagia selalu ya.
Bertemu lagi bersama saya, masih di blog yang sama dan hati yang entah untuk siapa.

Setiap bulan Ramadan, para penyanyi/band tanah air berlomba-lomba mengeluarkan lagu religi.

Teringat waktu kecil, lagu-lagu ini seakan menjadi soundtrack bulan ramadan hehe. Akhirnya hingga saat ini, kalau mendengar lagu-lagu berikut bawaannya nostalgia ramadan ketika kecil. Seakan kembali ke era tersebut.

Berikut 5 Rekomendasi Lagu Religi Indonesia Era 2000an

1. Andai Ku Tahu - Ungu


"Andai Ku Tahu" dari Ungu adalah lagu religi yang sangat saya suka. Soalnya liriknya sangat menyentuh apalagi lirik ini

"Aku manusia
Yang takut neraka
Namun Aku juga
Tak pantas di Surga"

Sangat suka sama lirik di atas. Seakan menampar diri sendiri. Sampai sekarang kalau mendengar lagu ini. Paling menggetarkan hati pasa lirik tersebut.

2. Kebesaran Mu - ST12


Selanjutnya 'Kebesaran Mu' dari ST12.
Lirik yang sangat saya sukai 

"Ku manusia yang penuh dosa
Berharap ampunan-Mu
Melihat dilangit kesempurnaan hati-Mu
Kau cinta pertama dalam hidup"

3. Dengan NafasMu - Ungu


Lirik lagu yang saya suka dari 'Dengan NafasMu' ialah bagian ini

"Ijinkan ku ucap kata taubat
Sebelum kau memanggilku
Kembali padaMu
Menutup waktuku"

4. Pintu Taubat - Zivilia


Lirik lagu yang sangat saya sukai ialah bagian ini

"Entah kapan ajal menjemputku
Mungkin esok hanya Kau yang tahu
Mungkin usiaku tak cukup lagi
Untuk hapuskan segala dosaku"


5. Ku Tak Pantas Di Surga


Bagian lirik yang saya sukai dari lagu ini 

"Ku tak pantas di surga
Namun ku takut pada neraka
Aku hanya manusia penuh dosa"

Jujur saja ketika mendengar lagu dan lirik di atas. Seperti ada kesedihan tersendiri dalam hati. Memikirkan bagaimana kisah akhir hidupku. Seakan menampar diri sendiri. Terkadang merenungi diri tentang tujuan hidup. Dan bagaimana nanti di akhirat.  Apakah saya telah menyakiti orang lain atau sudahkah saya berusaha untuk menjadi lebih baik. 

Demikianlah tulisan saya, semoga bermanfaat. Terimakasih telah membaca hingga titik terakhir.

Berkreasi dalam tulisan tanpa menyakiti penikmat tulisan.

Comments


EmoticonEmoticon