2016/01/23

Jangan Hanya Melihat

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatu :)

Bertemu lagi bersama saya masih dengan orang yang sama dengan hati yang sama ;)

Bagaimana malam minggu anda? Semoga indah ;)

Saya akan menuliskan sesuatu tentang jangan menilai sesuatu hanya dari apa yang kamu lihat tapi ketahuilah juga apa alasan terjadinya dari apa yang kamu lihat. Mungkin lebih singkatnya sama dengan istilah yang kita ketahui bersama yaitu Don't judge a book by its cover !
Hanya ingin menuliskan apa yang ada dipikiran saya saat ini. Dan kebetulan itulah yang terlintas dipikiran saya.

Pada dasarnya semua orang itu pasti baik. Tapi, ada saja alasan orang-orang untuk mencari celah pada seseorang yang kurang disukainya (bisa jadi benci). Entah mengapa begitu gampang untuk melihat keburukan orang lain tapi seperti buta pada keburukan diri sendiri. Ada kata-kata yang bunyinya begini
"Seribu kebaikan akan dilupakan. Tapi, satu keburukan akan di ingat selamanya".
Mengapa tidak kita ubah menjadi
"Satu keburukan telah tertutupi oleh seribu kebaikan pada seseorang"

Terkadang kita tidak menyukai seseorang hanya karena kesalah pahaman yang berlarut-larut. Tanpa saling mengetahui kalau ada sikap dari kita yang ternyata menyakiti hati orang lain. Sehingga kita akan dianggap buruk meskipun yang kita lakukan adalah hal-hal yang baik.
Kira-kira apa yang salah dengan pola pikir ini?

Beberapa hari yang lalu saya mendengar sebuah kisah. Begini kisahnya

Ada seseorang yang dianggap buruk oleh masyarakat. Hingga tiba ajalnya, mayatnya berada di pinggiran toko. Tak ada seorangpun warga yang mau mengantarkan mayat itu ke rumahnya. Padahal mereka tau siapa orang itu. Kemudian ada seorang raja yang sedang berjalan menyusuri kota. Dan dia melihat jenazah itu. Diapun heran mengapa tidak ada yang mau menyentuh mayat itu. Akhirnya sang raja pun mengantarkan mayat itu ke kediamannya. Ketika sampai di rumah itu. Raja pun disambut oleh istri dari jenazah yang baru ditemukannya. Apa yang terjadi? Istrinya menangis sekaligus tertawa di saat yang bersamaan. Sang raja pun bertanya mengapa dia menangis dan tertawa bersamaan. Lalu istrinya menjelaskan dia menangis karena suaminya meninggal. Dan dia tertawa karena mengingat suaminya pernah berkata jika dia meninggal maka raja yang akan membawa jenazahnya pulang dan itu benar terjadi. Lalu diceritakanlah ternyata jenazah itu adalah jasad seorang ulama. Masyarakat menilai buruk ulama itu karena dia sering membeli minuman keras & mengajak wanita penghibur masuk ke rumahnya. Mereka hanya menilai dari apa yang mereka lihat tanpa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Ternyata ulama itu membeli minuman keras itu untuk di buang ketika sampai di rumah. Dan mengajak wanita penghibur ke rumahnya untuk menyantuni wanita penghibur itu agar wanita itu bertobat dan kembali ke jalan yang benar.
Kurang lebih begitu kisahnya. Maaf kalau ada yang salah.


Demikianlah tulisanku ini.
Semoga bermanfaat :)




Mari berpikir positif terhadap sesuatu yang terlihat negatif atau jadilah netral terhadap sesuatu yang tak seharusnya kamu bereaksi.

2016/01/17

Pikiran Jomblo

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatu dan selamat malam para pembaca setia tulisanku ini :)

Apa kabar kalian semua? Semoga sehat selalu dan bahagia selalu serta selalu diberi kekuatan untuk menghadapi rintangan dalam hidup ini :)

Berjumpa lagi bersama saya, masih dengan hati yang sama, di blog sederhana yang masih numpang ini heh.

Hm....
Ketika jomblo menjadi pakar cinta. Apa yang ada dipikiran anda?
Mungkin ketika si jomblo diberi pertanyaan tentang cinta. Maka dia akan memberi jawaban dengan penuh imajinasi dan sok tau hahaha
menyinggung diri sendiri:D :grin:

Saya sempat membaca artikel tentang pikiran orang yang nggak pernah pacaran ketika dimintai pendapat dan saran tentang cinta. Dan dari artikel itu semuanya tepat sekali seperti yang saya alami :lol:

Nah, oleh karena itu saya terinspirasi untuk menuliskan sendiri tentang apa yang saya rasakan ketika harus memberi saran tentang cinta atau inilah "Pikiran Jomblo"


Kata "mantan" itu nggak pernah ada dalam kamus saya. Kenapa? Pacaran saja nggak pernah bagaimana mau punya mantan :D
itu juga berlaku untuk kata "putus" bagaimana mau putus kalau pacar nggak ada (akhirnya teman-temanku yang menjadi korban kata putus itu haha)
seandainya kata "putus" itu berlaku maka kata "mantan" itu pasti akan saya ketahui maknanya :D sedemikian hingga saya akan tau apa itu "pacar", "romantis", "ngapel", tapi ya syudahlah~

Terkadang juga banyak yang kaget sih ketika orang tau kalau saya nggak pernah pacaran. Apa yang salah ya? Ini seriusan nggak pake tipu tipu saya serius serius serius pake banget ;)
Saya juga heran, karena ketika kecil ngeliat orang gede pacaran itu kayak indah sekali. Pas kita yang sudah gede ngeliat anak kecil sudah pacar-pacaran kok rasanya tragis gilaaaaa saya hidup di zaman apa sih ini? :frown:

Permasalahannya nggak sampe disitu aja. Ketika temanku curhat tentang kekasih hatinya dengan penuh makna terus saya dimintai saran. He he saat itulah petuah bijak harus saya berikan. Seakan-akan dan seolah-olah saya berpengalaman huahhhhhhahahhhaa miris bun
nggak sia-sia saya sering nonton drama percintaan ada manfaatnya juga :D

Terus saya juga suka bingung kenapa ya orang-orang begitu mudah mendapatkan pasangan? Sepertinya saya harus kursus dengan mereka :D

Kalau berhayal tentang memiliki pasangan atau pacar sampai saat ini masih samar-samar dipikiran saya. Mengapa demikian? Karena sepertinya saya tidak punya keberanian untuk melangkah terlalu jauh dalam ilusi tentang cinta.... asyik syekali~

Yang ada saya hanya akan bingung dan berpikir kira-kira orang yang pacaran itu membicarakan tentang apa sampe betah mengobrol begitu lamanya. Pas ketemu cerita-cerita pas di rumah masing-masing telponan lagi, belum lagi smsan atau chatingan. hihihi Berikan aku petunjuk lah :D
Dan masih banyak lagi misteri tentang pacaran dipikiran jomblo ini :D Mungkin nanti saya buat pikiran jomblo part 2 hehe :D

Yang pastinya saya ikut bahagia kok melihat orang yang punya pasangan :)


Demikian postinganku malam ini ;)



Melihatmu tersakiti karena dia, seperti menambah luka yang aku rasakan karena mencintaimu.
Dan mungkin rasanya 2 kali lebih menyakitkan dari yang kamu rasakan.
Kenapa?
Karena kamu tersakiti oleh dia
Dan aku sangat sakit melihatmu tersakiti.
Dan semakin tersakiti karena merasa bodoh dengan tetap mencintaimu hingga detik ini.

2016/01/09

Derita Mahasiswa Akhir

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatu dan selamat malam pemirsa :)

Ketemu lagi bersama saya, masih dengan hati yang sama di blog yang sederhana ini ;) :D

Ini merupakan postingan pertama saya ditahun 2016. Beri tepukan yang gemuruh... prok prok prok


Bila malam minggu tiba, saatnya anak muda mengatur rencana
bagi yang punya pasangan ya mblo:D
Nah kalau untuk saya, malam minggu berarti saatnya berpikir keras mau menulis apa di blog ini.

Untuk malam ini saya akan menulis sekaligus curhat tentang derita mahasiswa semester akhir yang tak kunjung jua mendapat pencerahan tentang mau dibawa kemana hubungan ini dalam menyelesaikan tugas akhir sedemikian sehingga membutuhkan motivasi dan inspirasi dari orang-orang terdekat seperti kamu hahaha :grin:

Saat ini adalah masa dimana saya galau dengan yang namanya judul-proposal-skripsi. Bagaimana bisa saya tidak galau ketika melihat teman-teman saya sudah berlari lebih jauh dan saya masih berjalan ditempat. Ketika orang lain menargetkan untuk selesai dalam waktu dekat. Saya hanya bisa berlapang dada dan menargetkan sedikit lebih lama dari mereka :( ini semua bukan karena saya terlalu mencintai kampus tapi ini semua karena rasa malas ini :'( ketika orang lain telah mendapatkan gambaran mau dibawa kemana tugas akhir mereka. Tapi, diriku ini belum mendapatkan gambaran apa-apa. Samar-samarpun belum. Hanya kegelapan yang nampak tanpa setitik peneranga
Orang tua pun ikut bertanya-tanya kapan target saya selesai. Saya hanya bisa berkata secepatnya sedang diusahakan. Hingga mereka berkata bisa-bisa adikmu yang duluan selesai. OH NOOOOOOO :(

Tapi curhatan diatas adalah pemikiranku beberapa hari yang lalu :P :D

Alhamdulillah sekarang saya sudah mendapatkan pencerahan tentang apa. Setelah berkonsultasi bersama teman-teman yang telah berjuang dan melangkah satu langkah kedepan dari saya. Mereka memberikan motivasi dan itu memberikan semangat tersendiri yang membuat saya menggebuh-gebuh untuk selesai secepatnya. Mereka memberikan dorongan yang sangat berkesan dipikiran saya.
Memberikan bagitu banyak saran tentang apa yang harus saya lakukan. Dan menawarkan begitu banyak kebahagiaan di dalam hati ini ;)

Ketika menulis ini ada beberapa nama yang terlintas dipikiran saya. Dan ini terinspirasi dari kalian. Terima kasih atas motivasinya :) ;)

Mari berjuang bersama-sama :)

Semangat semangat semangat :)


Demikianlah tulisanku malam ini. Terima kasih sudah membaca ini :)


Walaupun biasa dimatamu, tapi luar biasa dimataku.
Walaupun sederhana bagimu, tapi istimewa bagiku
Walaupun tak berkesan dihatimu, tapi sangat berkesan dihatiku.