Curhat Acak

Selamat malam para pengunjung setia blogku yang apa adanya ini. Baik kalian yang nampak terang-terangan maupun yang mengagumi tulisanku secara diam-diam (hahaha berharapnya) :D

Bagaimana keadaan anda ? semoga baik-baik selalu & bahagia selalu ;)

Saya ingin bercerita secara acak tentang apa yang saat ini melayang-layang dipikiranku. Apa saja. Jadi, baca saja nah ;)
ibaratnya ini kayak curhat colongan juga ahhhahahaha :D

Jadi, saya mulai curcolnya :)


Saat ini saya merasa tidak lagi memiliki perasaan special kepada dia yang sempat special. Mungkin saya lagi terbebas dengan perasaan itu. Tidak sedang jatuh cinta ataupun patah hati. Mengapa demikian ? Karena, sudah tidak ada sesuatu yang istimewa lagi dengan perasaan ini saat ada di dekat dia yang sempat di istimewakan. Seperti saat saya jatuh hati ada sesuatu yang sulit di ungkapkan. Dan juga saat saya patah hati ada sesuatu yang tak pantas dan tak berhak untuk dirasakan. Begitupun saat ini, tidak ada lagi getaran mendadak di jantung hati saat bertatapan mata dengan dia. Saya jadi lebih berani karena dia sama seperti yang lain haha. Saat di dekatnya juga tidak seperti biasanya yang deg deg ser tapi biasa saja datar. Mungkin saya sudah lelah. Capek memikirkannya yang tidak pernah memikirkan juga. Capek melihat dia yang tidak melihat balik. Capek berdetak tak menentu saat didekatnya tapi dia biasa saja. Hati ini terlalu capek untuk degdegan saat di dekatnya. Akhirnya damailah hati&pikiran ini. Untuk berhenti mencintainya. Hahahaha dalamnya ini kata-kata :D (alay dan sok puitis hahaha) :D
Jadi, buat kalian semua doakan semoga perasaanku begini terus :)
dan akan berubah saat ada yang memberikan perasaan tulus untuk saya. Aamiin (katanya kalau banyak yang aamiinkan akan jadi kenyataan) ;)


Terus terus saya juga mau cerita tentang terjatuh di hari yang sama.
2 kali jatuh dari motor dan di hari senin juga (10 November 2014 & 23 Februari 2015). Percaya saja mungkin sudah ditakdirkan saya terjatuh di hari itu. Pada waktu pertama kali jatuh dari motor. Saya salut sama teman saya yang membonceng saya. Dia tetap tenang, walaupun saya panik. Dia dewasa sekali. Masih teringat dia terseret untunglah dia pake helm. Tangannya gemetar dan ekspresinya datar. Dia shock, dan sekarang ini dia trauma bawa motor. Terus, tadi juga waktu terjatuh dengan teman saya yang satunya dia tetap tenang walaupun tampak sekali dia sangat kaget dan cemas. Saya harap dia baik-baik saja. Sakit yang dirasakan semoga cepat hilang. Aamiin... :)


Dari kejadian itu, saya belajar kalau semuanya sudah digariskan untuk itu. Kita hanya bisa bersyukur masih disayang oleh Tuhan. Dan juga kita bisa melihat ternyata semua orang itu memiliki kepedulian walaupun tidak saling mengenal.

Saya juga mau ucapkan terima kasih untuk dia yang membonceng saya (10112015), yang tetap tenang walaupun dalam keadaan luka-luka. Terus kepada pemilik warung yang ada di dekat situ yang memberi kami 2 aqua gelas setelah terjatuh. Terus kepada dia dan dia yang sudah membersihkan lukaku. Terus untuk tante yang sangat baik menghawatirkan kami juga dan menolong. Sekalian buat anaknya yang motornya kami pake.Maaf motornya lecet. Terus makasih buat dia yang membonceng saya (23022015) walaupun kelihatan dia sangat cemas tapi tetap bilang baik-baik saja. Terima kasih untuk orang berbaju merah yang sudah bantu teman saya mengangkat motor yang masih terbaring. Dan terima kasih buat dia sudah bantu kami dan antar ke kos temanku. Dan juga terima kasih kepada dia yang punya motor yang sudah berbaik hati. Dan yang pasti terima kasih kepada kalian semua yang sudah khawatir. hehe :)

kayak acara penghargaan saja banyak terima kasihnya hahaha :D



Percayalah semua orang punya perasaan & kepedulian.


EmoticonEmoticon