Harus Tertunda

August 23, 2015

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu dan selamat malam untuk kalian semua....


Apa kabar kalian? Semoga sehat selalu. Kembali lagi bersama saya masih di blog sederhanaku ini.

Untuk ke sekian kalinya saya akan curhat lagi hehe...

Mungkin kalian bingung kenapa judul di atas harus tertunda? itu semua karena saya gagal kkn (kuliah kerja nyata) untuk semester ini. Dan harus tertunda semester depan. Mengapa demikian? jadi begini ceritanya...


Saya mulai ceritanya dari awal proses mengurus kkn.

Ketika itu info pendaftaran kkn sudah didapat dan waktunya tinggal sedikit katanya. Jadilah saya dan teman yang lain mengurus apa-apa persyaratannya pergi fotocopy terus minta tanda tangan dilakukan. Terus ada juga yang harus di print. Pada saat pergi memprint saya ke depan kampus ternyata setelah memprint dan membeli map. Sisa uang saya tidak cukup untuk naik angkot karena lupa bawa uang lebih, dan hp juga mati sehingga saya tidak bisa minta tolong sama teman untuk jemput. Pada saat itu panas terik dan sedang bulan puasa. Tau kan bagaimana rasanya berjalan kaki dipanas terik dan sedang berpuasa yang mana pada subuhnya tidak sempat sahur karena kesiangan. Kalau anda tau, begitulah yang saya rasakan. Jalan dari depan kampus gerbang utama ke MIPA kira-kira... berapa ya jaraknya? buat yang kuliah di UHO pasti tau bagaimana jaraknya. Lumayanlah nggak terlalu jauh nggak dekat juga.

Sesampainya di MIPA tepatnya di lantai 3. Ternyata kata mereka pendaftaran KKN itu sampai tanggal 7 Juli (masih ada waktu seminggu). Jadi, nanti besok saja kita mengurus karena masih ada berkas yang salah. Huahhh... (hanya terdiam meratap haha) :D


Ke esokan harinya


Kebetulan saya bertemu teman saya di angkot. Dia juga sedang mengurus KKN. Dari dia saya baru tau kalau untuk mendaftar KKN kita harus mendaftar online di website kampus. Dan harus log in dulu baru bisa mendaftar. Ternyata stambuk saya tidak bisa log in. Sepertinya perjuangan ini masih panjang.

Teringat pada saat itu saya dan beberapa teman mengurus sesuatu itu. Kurang lebih 3 kali kami pulang balik ke pustik dan tetap tidak bisa log in. Pada saat itu tidak membuahkan hasil bisa log in. Tapi, memberikan suatu ide untuk apa yang harus saya lakukan besok.
Dan benar saja keesokan harinya setelah mengurus beberapa hal akhirnya bisa log in. Alhamduillah :) sekarang tinggal mendaftar online dan menyetor berkas terus menunggu kabar kapan pembekalan KKN akan dilaksanakan.


Pada waktu itu informasi KKN simpang siur kabar burung semacam angin lewat yang belum ada kepastian. Yang kencang terdengar gosip pelaksanaan pembekalan itu pada tanggal 22 juli. Kebetulan pada tanggal 14 Juli saya dan keluarga mudik ke selayar (cieeee mudik hehe). Mengingat tanggal 22 itu, akhirnya saya dan kakakku pulang duluan pada tanggal 21. Padahal tanggal 22 itu adik-adikku mau acara potong rambut. (terpaksa saya tidak ada pada saat itu). Mama, bapak dan adik adik adik adik adik (jangan heran adik saya memang 5 haha) rencana pulangnya tanggal 28. Sesampainya di kendari, keesokannya saya ke kampus dan mendapat kabar kalau pembekalan yang pasti itu pada tanggal 27 juli. (rasanya ingin menangis bung) Sudahlah sudah terlanjur...



Akhirnya pembekalan KKN pun dilaksanakan selama 3 hari yaitu pada tanggal 27 juli-29juli. Selesai pembekalan tinggal menunggu penempatan poskonya katanya tanggal 3 agustus kita akan tau dimana lokasi penempatan kita. Terus katanya pemberangkatan kemungkinan tanggal 5 Agustus.


Tetapi, ternyata saya sakit pada hari jumat 31 juli. Pikiran saya "ah besok juga sembuh". Keesokan harinya saya masih harus terbaring di kamar. Padahal pada saat itu mama sudah bilang begini "sinimi kita pergi dokter" dan dengan yakin saya bilang "janganmi ma, sa sembuhji besok.".
Keesokan harinya sudah lumayanlah dirasa.

Tibalah tanggal 3 Agustus. Penempatan lokasi sudah di upload di website dan ternyata nama saya tidak ada dimanapun (Kota Bau Bau, Kab. Buton & Kab. Muna). Bukan hanya saya yang belum ada tapi masih banyak. Berhubung pada saat itu saya masih sakit akhirnya saya ke kampus agak sore. Dan ternyata teman-teman yang lain sudah mengurus nama-nama kami yang lain yang belum ada penempatannya. Kami hanya bisa menunggu.


Besoknya nama kami belum juga keluar. Katanya tanggal 5 agustus semua mahasiswa yang akan KKN disuruh berkumpul jam 1 di auditorium dan pemberangkatan diundur. Pada saat tanggal 5 itu saya ingat sekali. Sekitar jam setengah 12 siang. Ketika saya mandi airnya dingin sekali seperti air es. Padahal saat itu sedang panas terik. Ya ternyata saya masih sakit. Dalam perjalanan kurang lebih 45 menit di dalam angkot saya merasakan panas badan saya semakin meningkat dan batuk yang terus menerus dan sedikit sesak dan loyo juga (kebanyakan dan nya ya haha).

Setibanya di auditorium saya duduk bersama teman yang lain. Pada saat itu badan saya panas sekali dan yang menyiksa karena batuk terus menerus. Kemudian pusing mulai terasa. Saya sempat meminum obat yang diberi oleh teman. Dan panasnyabsudah turun. Selesainya pada saat itu sekitar jam 5 lewat.

Pas berjalan keluar. Entah mengapa yang saya rasakan sangat pusing dan suhu badan saya mulai meningkat lagi. Teman saya menyuruh saya untuk pulang duluan. Katanya nanti mereka yang melihat dimana penempatan saya. Karena pemberangkatan akan dilakukan pada tanggal 6 Agustus (kab. muna) & 7 agustus (kota bau-bau & kab. buton).

Saya ingat sekali bagaimana tersiksanya pada saat itu. Saya naik angkot dan duduk paling pojok. Sambil bersandar saya seperti mau menangis karena panas naik, pusing dan ketika batuk perut ini sakit sekali rasanya terus seperti sedikit sesak. Dalam perjalanan ke rumah saya hanya bisa berkata dalam hati

"lamanya sampe sa nda sanggupmi kasian".

Akhirnya saya pun sampai di depan lorong. Pas turun dari angkot rasanya itu sangat pusing. Saya harus naik gunung untuk sampe ke rumah. Lumayanlah anak tangga di gunung tempat saya tinggal. Buat yang tau dimana saya tinggal pasti tau banyaknya anak tangga yang harus kalian lewati. kalau dalam kondisi sehat sih saya santai saja naik tangganya bahkan biasa saya lari menaiki tangga itu. Tapi, pada saat itu saya sangat lemah tak berdaya (hahaha ala-ala drama). Saya jalan pelan-pelan pas sudah mau dekat di rumah saya. Disitu saya sangat sesak. Nafas ini seperti akan berhenti. Saya hanya bisa melangkah sedikit demi sedikit dan mulai menangis. Lalu mengetuk pintu rumah. Adikku yang buka pada saat itu. Saya langsung terduduk di kursi dan hanya menangis karena rasa sesak dan pusing. Terus adik saya berkata

"kenapako?"

saya hanya bisa bilang

"sa sesak, mana mama? (sambil menangis)".

Bapak saya juga kaget saat itu. Diapun menelpon mama yang masih berada di kantor.


Lalu saya masuk kamar dan langsung terbaring dan hanya menangis sampai tertidur. Ketika saya bangun mama sudah ada disampingku. Dan saya mendengar diluar adik saya mengangkat telpon dari teman saya yang katanya nama saya sudah ada dan dapat penempatan lokasi di kab. Muna. Berarti saya berangkat besok.

Saya cerita ke mama tentang apa-apa saja yang saya rasakan. Mama bilang janganmi dulu ikut KKN. Saya hanya meng iya kan. Namun besoknya, saya rasa sudah baikan sambil berkata sama diri sendiri

"ko sehatmi ummi.. sehat.. sehat" (dengan sedikit loncat-loncat ala-ala menyemangati diri sendiri) haha.

Saya mulai menyusun baju di koper. Terus menuju ke kamar mama. Saya membangunkan mama dan bilang

"Ma.. sa pergi KKN nah. Sa sehatmi. Tapi, kita pergi dulu dokter supaya ada obat sa bawa"


Mama pun akhirnya setuju setelah meminta juga persetujuan dari bapak.

Akan tetapi ketika di dokter. Justru dokter yang melarang saya pergi KKN. Karena, katanya nanti terjadi apa-apa. Ketika periksa tensi saya hanya 90 (pantasan saja saya pusing) ditambah asma terus ispa. Karena, akan naik kapal dan berangkat malam pasti akan dingin ditakutkan nanti asma ku semakin menjadi apalagi batuk yang tak kunjung berhenti. Dan yang saya takutkan
nanti saya m*ntahsementara nafas sesak.


Jadi, saya pun memutuskan untuk tidak KKN dulu dan harus menundanya.



Lumayan panjang ya curhat saya hahaha.. :D

Semoga kalian nggak capek bacanya.


Dari hal itu saya belajar beberapa hal

1. Jagalah selalu kesehatanmu. Karena, ketika kita sakit semuanya terasa tidak enak.
2. Jika kita sudah berusaha dan tidak mendapatkan apa yang telah kita perjuangkan berarti itu belum waktunya. Dan harus menunggu waktu yang tepat untuk memperjuangkannya.

You Might Also Like

0 komentar

Like pi