2021/05/24

Puisi : Dia Yang Akan Bersamamu






Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatu

Bertemu lagi bersama tulisan saya, masih di sini di blog dan hati yang sama. Apa kabar kamu? Semoga selalu dalam keadaan sehat dan berbahagia selalu. Semoga kita semua selalu dalam lindunganNya.

Kali ini saya akan berbagi puisi yang saya tulis, nanti di akhir juga akan saya sertakan Musikalisasi Puisi yang telah saya upload di channel youtube saya. Kalian juga bisa berkunjung ke channel saya, jangan lupa subscribe, like dan comment yaaaa hehe.

Dia Yang Akan Bersamamu

Kamu pasti akan menemukan
Dia yang menerimamu apa adanya
Saling melengkapi
Dan saling memahami

Semua berawal dari biasa-biasa saja
Dari tidak saling mengenal
Kemudian dipertemukan oleh keadaan
Dan melangkah dalam kebersamaan

Dimulai dengan dunia sendiri
Kemudian memahami dunia masing-masing
Menjadikan dunianya dan duniamu satu
Satu kesatuan yang seakan telah dulu ada

Asing menjadi familiar
Diam menjadi ribut
Hampa menjadi ramai
Hening menjadi gaduh

Kamu menjadi bagian dari ceritanya
Kamu menjadi alasan dari perasaannya
Kamu menjadi lebih penting
Kamu menjadi bagian dirinya

Senyum bahagiamu
Menjadikannya lebih bahagia
Sakit deritamu
Menjadikannya lebih menderita

Kekuranganmu yang kau keluhkan
Menjadi pesonamu di matanya
Kelebihanmu yang kau lupakan
Menjadi daya tarikmu di matanya

Seringkali kau terpaku pada ketidakpastian
Sedangkan dia
Menjadikanmu hal yang dipastikan

Kamu sepenting itu untuknya
Melihatmu, menjadi penerang untuknya
Keberadaanmu, menghilanhka kelelahannya
Bahagiamu, segalanya untuknya

Demikianlah Puisi ini semoga dapat menghiburmu. Nanti di akhir postingan ini ada musikalisasi puisi saya ya. Jangan lupa di tonton. Terima kasih telah membaca hingga titik terakhir.

Dia Yang Akan Bersamamu - Musikalisasi Puisi



2021/05/23

UmDiary : Sesulit Itu Kah Untuk Menyapa?


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatu...

Hay my blog, long time no see~ Apakah ada yang membaca tulisan ini selain saya? Jika ada, sekedar info tulisan ini berisikan curhatan saya yang entah kenapa terlintas dan yaaaa saya sangat ingin menuliskannya.

Entah sudah berapa lama saya tidak curhat di blog ini. Sekarang tepat pukul 23.00 WITA (23 Mei 2021). Saya kesulitan untuk tidur padahal besok hari senin dan saya harus masuk kerja. Sepertinya akhir-akhir ini saya kesulitan untuk tidur.

Nah, karena kesulitan tidur tiba-tiba saya kembali tersadar tentang kehidupan sosial saya yang sepertinya kurang begitu baik. Kenapa kurang baik? Entahlah saya merasa seperti itu.

Mudah akrab ke semua orang tampaknya bukanlah hal yang tepat untuk saya. Apakah sesulit itu untuk bersosialisasi walau sekedar sapa dan berbasa-basi sejenak?

Seringkali saya flashback dan kembali mengingat, seberapa jauh saya bisa akrab dengan orang-orang yang ada di sekitar saya? Seberapa terbuka saya dengan mereka? Dan saya menyadari hanyalah beberapa orang yang saya benar-benar dekat.

Selama 26 tahun lebih di dunia ini, seharusnya saya bisa memiliki lebih banyak orang yang lebih akrab. Nyatanya tidak seperti itu. Setelah mengingat-ingat kembali saya sangatlah akrab hanya dengan beberapa orang keluarga dekat, beberapa orang teman SD-Kuliah, teman-teman kantor, beberapa teman di luar kantor.

Ada rasa ingin akrab dengan tetangga, tapi kalau lagi di rumah saya jarang keluar. Sekalinya keluar saya hampir tidak pernah menyapa. Padahal dari saya lahir hingga sekarang (meskipun sekarang saya ngekos di tempat rantau -_-") rumah masih di tempat yang sama. Dan saya kenal semua tetangga. Tapi, kenapa saya begitu takut hanya untuk sekedar menyapa. Lewatpun hanya lewat begitu saja. 

Terkadang ada beberapa tetangga yang menyapa, tapi kenapa saya tidak menyapa balik? Atau menyapa lebih dulu?

Bahkan di tempat kos saya yang sekarang, saya tidak terlalu tau sama tetangga-tetangga di sekitar sini. 

Seringkali saya bertanya pada diri sendiri, "Apa sulitnya untuk menyapa? Apa sulitnya untuk berbasa-basi? Kamu hidup tidak hanya sendiri di dunia ini? Kenapa kamu memiliki sifat seperti ini?"

Bisakah saya untuk mengatasi semua ini? Saya harus bisa memberanikan diri untuk lebih bersosialisasi.

Ini hanyalah satu dari beberapa pemikiran yang terkadang menganggu saya. Adakah yang bisa memberikan solusi dari curhatan ini? 

Terima kasih sudah mendengarkan keresahan yang saya alami. Mungkin kedepannya saya akan mulai curhat panjang lebar lagi haha. Oh iya sekarang sudah pukul 23.25 WITA.

Good Night ♡

2021/05/01

Puisi : Hai Mei




Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatu

Bertemu lagi bersama tulisan saya, masih di sini di blog dan hati yang sama. Apa kabar kamu? Semoga selalu dalam keadaan sehat dan berbahagia selalu. Semoga kita semua selalu dalam lindunganNya.

Kali ini saya akan berbagi puisi yang saya tulis, nanti di akhir juga akan saya sertakan Musikalisasi Puisi yang telah saya upload di channel youtube saya. Kalian juga bisa berkunjung ke channel saya, jangan lupa subscribe, like dan comment yaaaa hehe.

Hai Mei

Selamat datang Mei
Berikanlah kebahagiaan
Jadilah lebih baik
Dari bulan sebelumnya

Sembuhkan dia yang sedangtersakiti
Yakinkan dia yang penuh keraguan
Tabahkan dia yang sedang kehilangan
Bahagiakan dia yang sedang bersedih

Teruskanlah kebahagiaan yang telah ada
Hentikanlah kesedihan yang sedang ada
Mudahkanlah kesulitan yang menghalangi
Terangkanlah kegelapan yang menyelimuti


Berikan kekuatan
Atas segala ujian yang akan datang
Berikan kemudahan
Atas kesulitan yang akan datang

Jadilah lebih baik
Dari bulan sebelumnya
Jadilah Mei terbaik
Yang menceriakan


Demikianlah Puisi ini semoga dapat menghiburmu. Nanti di akhir postingan ini ada musikalisasi puisi saya ya. Jangan lupa di tonton. Terima kasih telah membaca hingga titik terakhir.

Hai Mei - Musikalisasi Puisi




2021/04/27

Puisi : Tabah


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatu

Bertemu lagi bersama tulisan saya, masih di sini di blog dan hati yang sama. Apa kabar kamu? Semoga selalu dalam keadaan sehat dan berbahagia selalu. Semoga kita semua selalu dalam lindunganNya.

Kali ini saya akan berbagi puisi yang saya tulis, nanti di akhir juga akan saya sertakan Musikalisasi Puisi yang telah saya upload di channel youtube saya. Kalian juga bisa berkunjung ke channel saya, jangan lupa subscribe, like dan comment yaaaa hehe.

Tabah

Datangmu hanya sesaat
Pergimu ternyata selamanya
Ceritamu hanya sesaat
Namun, terkenang selamanya

Hati yang kokoh
Menjadi porak poranda
Mata yang begitu tandus
Menjadi meluap tak henti

Cahaya yang terang tampak gelap
Keramaian tampak sepi
Mekar pun tampak layu
Waktu seakan berhenti

Ketiadaan menjadi pukulan keras
Kehilangan yang tak pernah diinginkan
Selalu menjadi dasar untuk mengikhlaskan
Selalu menjadi kenyataan yang harus diterima

Kenyataan seakan menampar
Bahwa tak ada yang selalu ada
Kenyataan kembali menyadarkan
Pada akhirnya semua akan pergi

Jatuh terlalu dalam
Terbang terlalu tinggi
Pergi tak kembali
Hilang tak berjejak

Yang meninggalkan tak pernah meminta
Meminta izin untuk dilepaskan
Yang ditinggalkan tak pernah menerima
Menerima izin untuk melepaskan

Waktu akan tetap berjalan
Waktu juga yang akan menyembuhkan
Yakinkan hati untuk kuat
Yakinkan hati untuk tabah

Dan pada akhirnya
Harus mengikhlaskan
Dan pada akhirnya
Akan menjadi kenangan indah

Semua akan ada waktunya
Waktu untuk kehilangan yang mendalam
Semoga diberi ketabahan
Semoga diberi kesabaran


Demikianlah Puisi ini semoga dapat menghiburmu. Nanti di akhir postingan ini ada musikalisasi puisi saya ya. Jangan lupa di tonton. Terima kasih telah membaca hingga titik terakhir.

Tabah - Musikalisasi Puisi




2021/04/01

Puisi : Hai April





Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatu

Bertemu lagi bersama tulisan saya, masih di sini di blog dan hati yang sama. Apa kabar kamu? Semoga selalu dalam keadaan sehat dan berbahagia selalu. Semoga kita semua selalu dalam lindunganNya.

Kali ini saya akan berbagi puisi yang saya tulis, nanti di akhir juga akan saya sertakan Musikalisasi Puisi yang telah saya upload di channel youtube saya. Kalian juga bisa berkunjung ke channel saya, jangan lupa subscribe, like dan comment yaaaa hehe.

Hai April

Hai April
Ada kisah apa lagi di bulan ini?
Bisakah hanya kisah bahagia?

Bisakah hanya jalan lurus
Tanpa ada kerikil
Tanpa ada hambatan
Dan kesengsaraan

Bisakah senyuman yang mulai redup
Kembali terang pancarkan ceria
Bisakah yang tak pasti
Menjadi yakin penuh pasti

Berapa banyak kisah lagi
Bisakah dengan takaran seadanya
Kebahagiaan tak terbatas
Tanpa ada hambatan

Terasa tidak mungkin
Namun tetap berharap
Terus tersenyum
Meski senyum tak terbalas

Kisah apa lagi
Yang ada di bulan April
Adakah kisah yang tak diinginkan
Atau kisah yang terwujud

April
Jadikah bulan baik
Dengan kebahagiaan dan keceriaan
Selalu berjalan beriringan


Jadilah bulan Baik
Dengan kebahagiaan
Serta kekuatan
Untuk segalanya


Demikianlah Puisi ini semoga dapat menghiburmu. Nanti di akhir postingan ini ada musikalisasi puisi saya ya. Jangan lupa di tonton. Terima kasih telah membaca hingga titik terakhir.

Hai April - Musikalisasi Puisi



Puisi : Bayangan Masa Lalu


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatu

Bertemu lagi bersama tulisan saya, masih di sini di blog dan hati yang sama. Apa kabar kamu? Semoga selalu dalam keadaan sehat dan berbahagia selalu. Semoga kita semua selalu dalam lindunganNya.

Kali ini saya akan berbagi puisi yang saya tulis, nanti di akhir juga akan saya sertakan Musikalisasi Puisi yang telah saya upload di channel youtube saya. Kalian juga bisa berkunjung ke channel saya, jangan lupa subscribe, like dan comment yaaaa hehe.

Bayangan Masa Lalu

Berapa banyak pikiran
Yang terus terlintas
Yang terus mengganggu
Dan meresahkan

Hari esok
Kemarin
Dan saat ini
Seakan begitu berat

Khawatir akan masa depan
Penyesalan masa lalu
Dan mengabaikan masa kini

Bukankah seharusnya begini?
Jika dahulu tak seperti itu?

Hari esok seakan sebuah keraguan
Atas apa yang terjadi di masa lalu

Terbenam pada masa lalu
Hingga melewatkan hari ini
Dan resah akan masa depan
Hingga mengabaikan perubahan

Hari esok pun belum tentu terlihat
Kenapa tak berbahagia hari ini?
Dan bersyukur atas hari kemarin?

Bukankah hari ini ada
Untuk mempersiapkan
Kebaikan di masa depan
Dan menjadi lebih baik dari masa lalu?

Lantas...
Kenapa masih terkurung
Dalam bayangan masa lalu

Bisakah kita mengikhlaskan masa lalu?
Dan bersiap untuk masa depan
Dan menjalani masa kini dengan baik
Agar tidak ada lagi kata
'Andai saja pada waktu itu..."

Demikianlah Puisi ini semoga dapat menghiburmu. Nanti di akhir postingan ini ada musikalisasi puisi saya ya. Jangan lupa di tonton. Terima kasih telah membaca hingga titik terakhir.

Bayangan Masa Lalu - Musikalisasi Puisi

Puisi : Cinta Yang Salah




Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatu

Bertemu lagi bersama tulisan saya, masih di sini di blog dan hati yang sama. Apa kabar kamu? Semoga selalu dalam keadaan sehat dan berbahagia selalu. Semoga kita semua selalu dalam lindunganNya.

Kali ini saya akan berbagi puisi yang saya tulis, nanti di akhir juga akan saya sertakan Musikalisasi Puisi yang telah saya upload di channel youtube saya. Kalian juga bisa berkunjung ke channel saya, jangan lupa subscribe, like dan comment yaaaa hehe.

Cinta Yang Salah

Ada yang salah
Hati yang tak mungkin bersatu
Tetap berjalan ke arah yang tak seharusnya
Seakan siap untuk terjatuh

Bukannya tak ingin menerima kenyataan
Namun, hati seakan berpaling
Tak menurut pada pikiran
Yang tak ingin terlalu jauh

Andai setiap pikiran
Dapat selalu sejalan dengan hati
Mungkin tidak akan sesakit ini
Ketika mencintai yang telah terikat

Rasanya begitu sesak
Sangat sulit berkompromi dengan hati
Yang tertuju pada seseorang
Seseorang yang tak seharusnya menjadi tujuan

Jelas itu adalah kesalahan
Dilihat sari sisi manapun
Tetaplah salah
Kesalahan yang tak seharusnya terjadi

Seakan menyakiti diri sendiri
Oleh kenyataan yang pasti
Namun berkamuflase
Pada perasaan yang terlanjur ada


Demikianlah Puisi ini semoga dapat menghiburmu. Nanti di akhir postingan ini ada musikalisasi puisi saya ya. Jangan lupa di tonton. Terima kasih telah membaca hingga titik terakhir.

Cinta Yang Salah- Musikalisasi Puisi