2014/11/12

Usia 20 Tahun, Tapi Belum Pernah Pacaran. Kenapa ?

Pacaran ? Apa itu pacaran ? Mungkin itulah pertanyaan yang selalu saya pikirkan. Bagaimana rasanya punya pacar ?
Hingga saat ini saya masih penuh tanda tanya tentang bagaimana rasanya punya pacar ?

Entah mengapa usia 20 tahun semakin menguatkan keinginanku untuk mempunyai pacar haha :D
Seperti ingin berteriak
"Kapan ku punya pacar ? Kapan ku punya pacar ?"
Dan seketika muncullah jin dalam botol menjawab pertanyaanku
"woii ribut lo.. jangan mimpi kamu. Dasar Jomblo" :P

Sampai sekarang juga saya masih bertanya adakah seseorang disana yang dihatinya terukir namaku ? (Berlebihan sekali ini kata-kata). Adakah seseorang yang memendam rasa untukku ? Jika ada ungkapkan lah segera siapa tau kita jodoh hahaha :D

Tidak pernah pacaran bukan berarti saya tidak memiliki cinta di hati. Saya sudah beberapa kali kagum, suka, & cinta pada beberapa orang. Tapi, sayang saya hanya jadi "Secret Admirer".

Ketika SD, saya mulai menyukai seseorang kira-kira ketika kelas IV. Perasaan itu bertahan hingga saya SMP kelas IX. Tapi, pastinya selama itu ada juga orang lain yang saya kagumi mulai dari teman sekelas, seletting, hingga kakak kelas. Karena pintar, keren, manis tapi tidak menyukai sampai sedalam perasaanku dengan seseorang itu. Kekosongan hati pun terjadi ketika saya SMA. Tidak ada orang yang saya sukai untuk direkam di ingatan dan di ukir di dalam hati. Cuma ada yang saya kagumi. Itupun tidak terlalu lama. Ketika mulai Kuliah sepertinya masa keababilan tentang perasaanku terjadi. Sampai saya berpikir kenapa alay sekali ini perasaan. Itu semua karena awalnya saya menyukai teman saya sendiri (dia juga bisa dibilang sahabat sih. iya kah ?). Sampai suatu ketika untuk pertama kalinya ada teman yang tau tentang perasaanku itu. Dan itu sangat sangat menakutkan untuk orang itu tau dari mereka. Akhirnya entah apa yang menyebabkan saya melakukan hal yang cukup berani
untuk seorang cewekyaitu memberi tau orang itu kalau saya suka sama dia (bukan menembak loh) miris bung. Tapi, untunglah saat ini perasaan itu telah lenyap. Semoga tidak muncul lagi. Karena, perasaan itu sempat tinggi terus turun terus datar terus anjlok lagi terus naik mengudara lagi terus jatuh terhempaskan kedasar bumi :D
Dan perasaan itu hilang tanpa alasan seperti ketika dia hadir yang juga tanpa alasan. Saya sempat berdoa sebelum hari specialku. Begini doanya "Stop mi ini perasaan, capek punya perasaan yang terabaikan" dan dalam seketika lenyap haha :D


Demikianlah beberapa kisah cinta dalam hati yang saya rasakan.

Semoga saja ada seseorang yang memendam rasa sama saya. Dan berani mengungkapkan masih berharap haha:D
atau harus kah sa ikut ajang pencarian jodoh ? :D



Ya sudahlah.
Saya sih tetap yakin
"Jodoh di tangan Tuhan & jodoh pasti bertemu. Kita hanya perlu memantaskan diri untuk seseorang yang akan menjadi jodohmu". :)

2014/11/06

Kayak Sinetron Saja

Setelah berkeliling mata ini memandang, telinga ini menguping, kaki ini melangkah, hati ini terjatuh ternyata pertemuan awal atau saat TERRRRR ala-ala sebuah sinetron bisa terjadi juga di dunia nyata.

Ini cerita tentang dua orang anak manusia yang tak saling mengenal dan terjerat dalam kisah "Tolong Menolong" (dibaca MENOLONG saja) :D

Awal Pertemuan

Ketika itu terjadi sebuah kecelakaan yang tidak terlalu wow tapi tetap saja judulnya kecelakaan. Ada 2 orang cewek yang berboncengan. Pada saat di suatu sudut atau persimpangan atau pembelokan tidak sengaja motor ini menabrak sebuah motor sampah yang pada saat belok tidak menyalakan wesernya. Dan jatulah cewek yang di bonceng dari motor itu mencium tanah dengan begitu begitu begitu begitu :D
tapi, motor dan yang bawa motor tidak ikut terjatuh (kok bisa ?)




Hadirnya Pahlawan Kepagian
Pada saat peristiwa itu terjadi ada seorang cowok yang sedang berjalan kaki. Di tolongnya cewek itu. Dia membawa cewek itu ke kamar kosnya. Ketika tiba di kos, cowok itu lupa dimana menaruh kunci kamarnya. Kemudian dia pergi mengambil batu yang akan digunakan untuk merusak gembok kamarnya sendiri. Setelah pintu kamarnya terbuka diapun menyuruh cewek itu duduk lalu ia pergi. Kembalinya ia ke kamar kosnya dengan membawa seperangkat obat merah bersama kapas & tisu.
Segera ia menyuruh cewek ini membersihkan lukanya sendiri.
Setelah itu cowok ini pergi lagi & ternyata dia pergi meminjam jilbab kakak sepupunya. Karena, jilbab cewek ini banyak darahnya akibat luka pada dagunya.
Setelah semua selesai cowok ini kembali mengantar cewek itu ke tempat tujuannya dengan berjalan kaki.















Demikian kisah ini dan ini memang benar terjadi

Ternyata masih ada orang yang peduli walaupun tidak saling kenal.

2014/11/04

Jangan Panik

Stop penipuan!!!
Semakin berkembangnya zaman entah mengapa keadaannya pun semakin aneh tapi nyata.
Terlalu banyak modus bertebaran seperti debu yang berserakan dimana-mana hatinya senang *eh :D
Entah mengapa penipuan yang adapun semakin beraneka ragam dari yang biasa, special, hingga yang luar biasa tinggal dipilih mau yang manis atau asin atau pahit seperti permen Nanonano manis asam asin rame rasanya...

Saya mau cerita tentang penipuan yang buat mama & bapakku panik super duper panik untungji da tidak jantungan

Tadi pagi, ada yang telpon mama katanya adeku yang masih SD kecelakaan dan sedang pendarahan hebat terus alat-alat yang mau digunakan (entahlah itu apa saya juga tidak tau) tidak tersedia jadi katanya harus transfer uang saat ini juga. Huhh gila sekali orang itu, apa dia tidak berpikir resiko yang bisa terjadi dari perbuatannya itu. Terus yang anehnya orang itu tau nama adeku. Canggih sekali ya... Paniklah mamaku pada saat menerima telpon itu. Untung saja orang-orang yang ada di dekatnya bilang kalau itu pasti penipuan jadi jangan panik. Mama lalu menghubungi nenek, tante hingga ibu guru untuk memastikan. Dan katanya adeku lagi belajar di sekolah.
Terus yang super sekali penipuan ini dia bisa tau juga nomor hp bapakku. Bapak yang sedang di rumah dan sedang menjaga adeadeku (3 anak kecil yang selalu saya rindukan & pikirkan saat lagi ada di luar rumah). Jelaslah bapakku panik orang itu bisa tau nama adeku yang SD itu. terus katanya orang itu minta uang di transfer sekarang helllooooo.. . ko kira ada pohon uang di rumah. makan saja lebih sering pake mie rebus/siram.
Yang bapak pikirkan pada saat itu bagaimana keadaan adeku. Terus kalau dia pergi ke sekolah untuk liat adeku langsung siapa yang akan jaga adeadeku di rumah. Jadilah adeku yang paling kecil (5bulan lebih) di titip ke tetangga, ade-adeku (1 tahun 10 bulan & 4 tahun) ditinggal di rumah. Paniknya bapakku sulit diungkapkan. Dia pun lega saat melihat adeku belajar di sekolah & langsung memeluk menciumnya.
oh iya jangan tanya saya ada dimana, karena saya sedang menuntut ilmu walaupun ilmu tak pernah salah hehe :D jangan heran juga kalau saya punya ade banyak karena saya bersaudara ada 7 (cukup) :D







Jadi, pesan saya : Panik boleh asal jangan tertipu dulu. Kejahatan hadir karena ada niat dan kesempatan waspadalah waspadalah....